Bisnis Sepatu Sneakers Tak Pernah Mati, Ini Panduan untuk Anda yang Ingin Jadi Reseller

Cerita Peluang Usaha 20 Jul 2020, By Teman Dagang
Bisnis Sepatu Sneakers Tak Pernah Mati, Ini Panduan untuk Anda yang Ingin Jadi Reseller Sneakers adalah bisnis yang tak akan pernah surut peminatnya, berikut panduan untuk menjadi resellernya. (Harper's Bazaar)

Kepopuleran sneakers memang tak ada habisnya. Setiap orang masih dan akan selalu bangga memakai sepatu jenis ini dalam keseharian. Meski tergolong mahal, sneaker tak pernah kehilangan tempat di hati masyarakat Indonesia.

Dalam laporan yang disampaikan Event Director BCA Jakarta Sneaker Day (JDS) 2018 dan kolektor sneakers, Andrey Noelfry Tarigan seperti dikutip dari laman CNBC Indonesia (16/7), mengatakan bahwa pengguna sneakers di Indonesia meningkat di angka 50 persen hingga 70 persen pada 2016-2017. Hal itu dibuktikan saat penyelenggaraan JDS 2017, yang semula hanya menargetkan 7.000 pengunjung tetapi melonjak hingga 15 ribu pengunjung.

Banyaknya penggemar sneaker di Indonesia merupakan peluang bagi Anda yang ingin menjalankan bisnis sneakers.

Anda tak perlu takut ataupun khawatir karena tak memiliki modal banyak. Sebab, Anda bisa memulai menjadi reseller atau dropshipper.

Belajar dari yang sudah sukses berjualan sneakers

Sebagai informasi awal, setiap tahun jenis sepatu sneakers diproduksi, mulai dari Nike, Vans, Adidas, Reebok hingga Balencia. Merek-merek ini dikenal sebagai sepatu sneaker keren yang dibanderol mulai dari Rp1 juta hingga Rp100 juta.

Melihat harganya yang tinggi, mungkin Anda berpikir akan sulit menjalankan bisnis sepatu ini. Tapi, Anda tidak perlu khawatir. Anda bisa memulai bisnis ini tanpa mengeluarkan modal, lho.

Arie Nugroho misalnya, laki-laki ini menjalankan bisnis sepatu sneakers dimulai dengan sistem reseller. Berkat ketekunannya, Arie kini telah membuka toko sneakers sendiri setelah berhasil mengumpulkan modal.

Di awal berbisnis sepatu, Arie hanya menjualkan sepatu yang sedang promo. Sepatu itu ia dapatkan dari temannya yang sedang ke luar negeri dan mendapati sepatu-sepatu diskon.

Saya ada semacam teman suka ke luar negeri, dia suka dapat diskon, misalnya beli sneaker harga Rp 1 juta, dia dapat Rp 500 ribu," kata Arie seperti dikutip dari laman kumparan, Rabu (15/7)

Dari temannya itulah Arie kemudian meminta izin menjual kembali sepatu sneaker. Sejak saat Arie mulai serius menjalankan bisnis sneaker.

Kini, Arie telah berhasil memperoleh omzet yang tak lagi kecil. Rata-rata, setiap bulannya ia berhasil menjual 10-15 pasang sepatu, jika sedang ada pameran, penjualannya bisa sampai 20 pasang sepatu. Sehingga penghasilannya bisa mencapai Rp20 juta hingga Rp40 juta.

Panduan menjadi reseller sepatu sneaker

Menjadi reseller artinya mengambil barang dari orang lain yang memiliki stok cukup banyak. Anda bisa mencoba bisnis sepatu sneaker dengan sistem reseller seperti Arie.

Untuk pemula, bisnis sepatu sneaker dengan sistem reseller adalah jalan tepat. Cara ini lebih praktis dan lebih mudah serta tidak perlu susah payah memikirkan semua hal -- dari hulu hingga hilir.

Lalu, apa saja strategi pemasaran yang bisa dilakukan agar bisnis reseller sepatu sneakers Anda bisa berkembang dengan pesat? Begini caranya:

  1. Membuat grup WhatsApp

Ini merupakan langkah awal memulai bisnis sepatu sneaker dengan sistem reseller. Membuat grup Whatsapp merupakan strategi bisnis reseller agar bisa menjangkau berbagai jenis konsumen. Sebab, saat ini hampir semua masyarakat Indonesia menggunakan Whatsapp sebagai alat komunikasi sehari-hari.

Sebagaimana dilansir dari laman Kompas.com (16/7), pengguna Whatsapp secara global mencapai angka dua miliar. Informasi tersebut disampaikan langsung pihak Whatsapp melalui blog pribadi mereka. Meski tak ada penjelasan lebih detail mengenai pertumbuhan penggunanya. 

Untuk itu, menggunakan Whatsapp sebagai metode pemasaran adalah cara yang paling tepat. Tapi sebaiknya, pisahkan antara Whatsapp pribadi dengan bisnis. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan Anda memisahkan antara urusan pribadi dengan bisnis yang sedang Anda jalankan.

Saat membuat Whatsapp grup untuk bisnis reseller sepatu sneakers, Anda sebaiknya membuat informasi kepada konsumen untuk memilih opsi “mute” agar tidak mengganggu aktivitas mereka saat Anda harus mengirim sejumlah foto produk ke dalam grup. Tidak perlu khawatir dan takut produk-produk Anda tidak dilihat, karena jika mereka membutuhkan, atau sedang ada waktu luang, mereka bisa saja mengunjungi kontak Whatsapp bisnis reseller sepatu sneakers Anda.

Hal lain yang perlu Anda perhatikan jika menggunakan Whatsapp sebagai media promosi adalah memperhatikan waktu share materi jualan. Jika tidak, nomor reseller sepatu sneakers Anda akan dianggap mengganggu dan menjadi spam, kemudian konsumen memilih untuk blokir nomor Anda.

  1. Membuat akun media sosial

Untuk melancarkan panduan nomor 1, Anda harus melaksanakan panduan nomor 2. Membuat media sosial menjadi penting untuk membantu bisnis reseller sepatu sneakers Anda. Dengan media sosial Anda dapat menjangkau calon konsumen baru. Sebab, media sosial selalu menjadi media penyebaran andalan yang digunakan berbagai macam kalangan.

Pilihan media sosial yang bisa Anda gunakan yaitu Facebook dan Instagram. Untuk Instagram memang lebih membutuhkan perhatian yang lebih agar tampilannya menarik. Jangan lupa juga membubuhi setiap unggahan foto produk dengan tagar atau hashtag populer.

  1. Tanggal tua bukan berarti tak ada pembeli

Konsistensi Anda dalam mengunggah produk jualan sangatlah penting, tak terkecuali pada tanggal tua. Demi mendukung jualan pada tanggal tua, buatlah promosi menarik, seperti potongan harga atau giveaway. Sebab, dengan adanya promosi tersebut, kemungkinan Anda akan mendapatkan konsumen tipe naluri gemar belanja produk-produk diskon. Tipe konsumen ini akan mudah tergerak hatinya untuk melakukan transaksi pada bisnis reseller sepatu sneakers milik Anda. 

  1. Miliki lebih dari satu distributor

Panduan sukses berbisnis reseller sepatu sneakers terakhir adalah Anda harus memiliki banyak distributor. Kenapa demikian? Dengan memiliki banyak distributor, Anda dapat memiliki variasi merk dan model sepatu beragam jenisnya.

undefined

Teman Dagang

Berbagi cerita dan inspirasi seputar usaha