Melihat Peluang Sukses Bisnis Frozen Food di Masa Pandemi

Cerita Peluang Usaha 16 Jul 2020, By Teman Dagang
Melihat Peluang Sukses Bisnis Frozen Food di Masa Pandemi Frozen food atau makanan beku bisa menjadi peluang bisnis Anda (Kompas)

Pandemi virus corona (Covid-19) memang menjadi tantangan besar yang harus dihadapi pelaku usaha. Banyak yang tidak kuat dan akhirnya memilih menutup usahanya. Bertolak belakang dengan hal tersebut, beberapa pelaku usaha justru mengalami peningkatan penjualan. Salah satunya adalah usaha makanan cepat saji, seperti frozen food.

Sebagaimana disitat dari laman Katadata.co.id (14/7), perusahaan layanan on-demand Gojek mencatat transaksi yang paling banyak dipesan melalui fitur-fitur layanannya adalah produk makanan cepat saji, yaitu mencapai delapan kali lipat. Peningkatan ini dipicu masyarakat Indonesia banyak menghabiskan waktu berada di rumah.

Atas dasar itu pula Gojek meluncurkan fitur “Siap Masak” di platform mereka. Layanan itu menyediakan produk makanan beku (frozen food) siap antar yang bisa dimasak dengan cepat oleh konsumen di rumah.

Berani Memulai Bisnis Frozen Food?

Bisnis frozen food atau makanan beku tidaklah selalu membutuhkan modal yang besar. Anda masih bisa memulai dengan meminimalkan pengeluaran awal untuk modal. Bagaimana caranya?

Untuk tahap awal, Anda bisa mulai dengan cara Owner Hoki Foods, Astri Putri Ardi, yang memulai bisnis frozen food sejak 2013. Astri memulai usahanya dengan membuat dalam skala kecil. Ia juga tak buru-buru membeli peralatan mahal, seperti kulkas khusus, melainkan memanfaatkan freezer rumah.

Menjual dalam skala kecil juga dapat menjadi strategi usaha yang bagus. Selain tidak membutuhkan modal besar, Anda juga dapat melihat respon target customer. Respon ini kemudian dapat menjadi market Anda. Setelah market jelas, Anda boleh meningkatkan sedikit demi sedikit produksi makanan beku untuk Anda jual.

Tips menarik lain yang disampaikan Astri adalah menekan harga jual. Rata-rata, Astri hanya mengambil untung sebesar 10-20 persen dari total modal yang ia keluarkan. Cobalah untuk lebih menekankan kuantitas yang terjual daripada untung yang diperoleh.

Kelola Produk Frozen Food dengan Baik

Setiap usaha sudah pasti harus dikelola dengan baik jika ingin mendapatkan hasil yang optimal. Pengelolaan yang baik bisa dimulai dengan mencatat persedian produk secara berkala. Jangan sampai ada produk yang rusak sehingga tak dapat dijual.

Kemudian, setiap transaksi, baik kecil maupun besar, harus Anda catat. Pencatatan itu dicatat setiap hari untuk memantau keuntungan dan persediaan produk.

Anda juga perlu menyediakan produk-produk baru sebagai tawaran untuk pelanggan. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar pelanggan tidak bosan dengan varian produk yang itu-itu saja.

Buat Promosi yang Menarik

Promosi adalah langkah penting untuk membuat orang-orang mengenal produk Anda. Bisnis apapun sebenarnya butuh dipromosikan. Maka dari itu, frozen food Anda juga harus dipromosikan dengan menarik.

Anda bisa memberi sentuhan diskon harga atau tawaran menarik lainnya. Biasanya, diskon atau potongan harga menjadi promosi paling jitu untuk menarik hati calon pembeli.

Media Sosial adalah Cara Mudah dan Murah Memasarkan Produk

Anda harus tahu, berdasarkan hasil data survei Sea Insights yang dilansir dari laman Katadata.co.id (14/7), sebanyak 54 persen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) semakin akrab menggunakan media sosial untuk meningkatkan penjualan. Hal itu dipicu oleh adanya pandemi virus corona sehingga pelaku usaha mengubah strategi pemasaran mereka.

Untuk itu, Anda tak perlu ragu lagi menggunakan sosial media sebagai sarana pemasaran produk makanan beku. Apalagi, memasarkan produk di sosial media sangatlah mudah dan murah. Anda bahkan tak mengeluarkan biaya apapun selain memastikan bahwa kuota internet Anda cukup untuk mengaksesnya.

Mulailah dengan menampilkan foto-foto menarik di laman sosial media Anda. Lengkapi pula foto itu dengan informasi tentang promosi khusus. Jangan lupa menyertakan hashtag atau tagar yang tepat untuk mempermudah pencarian di media sosial. Cara ini juga membantu Anda berpeluang menjangkau konsumen baru.

undefined

Teman Dagang

Berbagi cerita dan inspirasi seputar usaha