Memiliki Toko Offline dan Online Sekaligus, Begini Cara Mengatur Catatan Keuangannya

Cerita Teknologi 13 Jun 2020, By Fitri Mariya Amin
Memiliki Toko Offline dan Online Sekaligus, Begini Cara Mengatur Catatan Keuangannya Mengatur catatan keuangan dari toko online dan offline sekaligus mempunyai trik tersendiri. (Tribunnews)

Setelah beberapa bulan berjualan online karena pandemi corona, kini pelaku usaha dapat sedikit bernafas lega. Pasalnya, pemerintah tengah memberlakukan era new normal yang memungkinkan Anda membuka kembali toko fisik. Hal ini turut didukung dengan kembalinya aktivitas masyarakat di luar rumah sehingga transaksi bisa terjadi seperti sedia kala. Artinya, Anda dapat menjalani dua toko sekaligus, yaitu offline dan online. Untuk itu, penting bagi Anda mengetahui cara mengatur catatan keuangan untuk kedua toko tersebut.

Mengatur catatan keuangan memiliki banyak manfaat bagi usaha Anda. Melakukan pencatatan keuangan membantu Anda untuk mengukur dan menjaga agar keuangan usaha Anda tetap sehat. Kegiatan ini juga membantu Anda untuk terhindar dari kemungkinan kegagalan dalam finansial. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan dalam mengatur keuangan usaha Anda.

Catat Pemasukan per Hari

Buatlah catatan untuk setiap pemasukan yang Anda terima setiap harinya. Pemasukan ini adalah semua jenis uang yang Anda terima dari toko offline dan toko online.  Catat semuanya dengan detail, mulai dari hari, tanggal, jumlah produk yang terjual, harga satuan, total penjualan dan lainnya. Anda bisa mencatat pemasukan ini di dalam buku kas dengan rapi secara manual, menggunakan komputer atau apapun yang memungkinkan Anda untuk bisa mengakses kembali catatan itu kapanpun Anda inginkan.

Catat Biaya Tetap

Biaya tetap adalah biaya yang selalu atau pasti dikeluarkan oleh bisnis Anda setiap bulannya atau dalam jangka waktu tertentu. Mencatat pengeluaran biaya tetap akan membantu Anda untuk memperkirakan pengeluaran untuk bisnis Anda setiap bulannya dan membantu Anda untuk mengontrol pengeluaran lainnya. Biaya tetap bisa seperti biaya langganan internet, gaji karyawan, sewa toko offline, sewa hosting dan domain untuk toko online dan lain sebagainya.

Catat Biaya Variabel

Langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah melakukan pencatatan untuk pengeluaran dari biaya beberapa hal yang tak terduga atau variabel lain diluar dari biaya tetap. Biaya ini dapat berubah-ubah sesuai dengan kondisi dan aktivitas bisnis Anda setiap harinya. Anda harus mencatat pengeluaran ini dengan detail, jangan melewatkan sedikitpun, karena biasanya biaya ini adalah biaya yang dianggap tidak penting namun memiliki pengaruh besar, seperti biaya pulsa untuk menelpon, biaya pengiriman, uang tip kurir dan pengeluaran lainnya.

Hitung Laba Rugi

Setelah Anda melakukan pencatatan di atas, terakhir Anda harus melakukan penghitungan untuk laba dan rugi. Lakukan pencatatan ini setiap hari agar Anda dapat mengetahui di akhir bulan apakah Anda mendapatkan untung atau rugi. Cara melakukan penghitungannya adalah dengan mengurangi semua pemasukan dengan pengeluaran dari biaya tetap dan biaya variabel. Dengan menghitung laba dan rugi ini Anda bisa mengetahui bagaimana prospek  bisnis Anda kedepannya.

Permudah dengan Bantuan Teknologi

Anda bisa melakukan semua pencatatan transaksi usaha lebih mudah dengan menggunakan bantuan teknologi, seperti bantuan yang bisa diberikan oleh aplikasi Youtap. Youtap adalah aplikasi yang akan membantu Anda dengan berbagai tools, seperti pembukuan keuangan, yang mengatur cash flow Anda dengan baik.

Youtap juga membantu Anda dengan pembayaran secara tunai dan non-tunai, sehingga segala bentuk transaksi Anda di toko offline maupun online bisa tercatat dengan rapi. Youtab juga memberikan laporan keuangan harian Anda dengan rutin sehingga dapat memudahkan Anda mengelola keuangan usaha Anda. Pencatatan keuangan yang baik dan rapi akan membantu Anda dalam menjalankan usaha yang sehat karena Anda bisa melakukan analisa yang tepat untuk keperluan bisnis Anda.

undefined

Teman Dagang

Berbagi cerita dan inspirasi seputar usaha