New Normal: Dagang Masker Online Bisa Untung Puluhan Juta per Bulan, Mau?

Cerita Peluang Usaha 19 Agt 2020, By Teman Dagang
New Normal: Dagang Masker Online Bisa Untung Puluhan Juta per Bulan, Mau? Berdagang masker bisa jadi keuntungan (Halodoc)

Banyak cerita pelaku usaha yang berhasil survive selama pandemi virus corona (Covid-19). Baik yang bertahan dengan strategi dagang atau yang banting stir mencari peluang usaha baru yang dapat memperbaiki penghasilan.

Tak ada yang salah, di tengah situasi sulit ini, setiap pedagang dituntut untuk berpikir kreatif dan menginovasi usahanya. Jika hanya diam di tempat dan pasrah dengan keadaan, Anda bisa saja mengalami kebangkrutan.

Ada banyak cerita sukses dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang telah memutar otak untuk mengembalikan omzet yang sempat runtuh. Salah satunya dialami Linda Ivove Manuputty (50), seorang pedagang makanan tempe coklat.

Sebelum berhadapan dengan pandemi Covid-19, Linda mampu menghasilkan omzet dari berjualan tempe coklat sebesar Rp50 juta per bulan. Namun, omzetnya terus menurun hingga 70 persen saat pandemi Covid-19 ada. Linda mengaku pendapatannya saat itu tak sampai Rp20 juta. Angka yang sangat kecil untuk ia yang masih harus membayar gaji karyawannya.

Kondisi penjualan tempe coklat kian parah. Sementara Linda tidak tega jika harus merumahkan karyawannya. Dengan keyakinan kuat, Linda memilih banting setir dari berdagang tempe coklat menjadi produsen masker kain. Di mana, setiap orang di masa pandemi Covid-19 harus selalu mengenakan masker untuk dapat pergi ke luar rumah. Tujuan mengenakan masker tentu saja untuk menjaga diri dari paparan virus.

Untuk memulai bisnis masker kain, Linda tak mengeluarkan modal besar. Sebab, ia pun tengah mengalami kesulitan keuangan. Ia hanya memulai dengan uang senilai Rp5 juta saja. Dana tersebut ia alokasikan untuk membeli dua mesin jahit bekas dan bahan baku kain yang berbentuk kilogram. Menurut Linda, saat itu ia belum mampu untuk membeli kain dalam bentuk rol karena harganya mahal.

Dengan bisnis maskernya, Linda tak harus merumahkan karyawannya. Ia kemudian mempekerjakan karyawannya sebagai penjahit masker. Dalam sehari, Linda dapat memproduksi masker kain sebanyak 250 lusin. Masker kain milik Linda termasuk murah jika dibandingkan dengan harga masker kain di pasaran, yaitu hanya Rp30 ribu untuk satu lusin masker kain. Jika dihitung, Linda mengaku omzet bisnis masker kainnya mencapai Rp6 juta lebih per harinya.

Mengintip Cara Sukses Linda Memasarkan Masker Kain

Banyak cara memasarkan produk usaha yang bisa Anda tiru. Misalnya saja cara Linda, yang mungkin juga telah banyak dipakai oleh pelaku usaha lainnya, yaitu dengan membuka sistem reseller.

Linda memang memanfaatkan reseller untuk menjual masker kain milikinya. Menariknya, reseller yang diajak bekerja sama adalah mereka yang tadinya merupakan reseller tempe coklat Linda juga. Sehingga, semua yang memang dari awal membantu usahanya, tetap mendapatkan penghasilan, meski produk yang dijual berbeda.

Peluang Usaha Masker Kain

Data Google Trends menunjukkan intensitas pencarian masker di Indonesia mulai menanjak sejak diumumkannya kasus positif pertama di Singapura dan Malaysia pada 23-24 Januari 2020, sebagaimana dilansir dari Katadata.co.id (3/8).

Di situs belanja Taobao saja, masker berhasil dijual sebanyak 80 juta lembar hanya dalam dua hari pada Januari lalu. Meski beberapa ahli masih meragukan efektivitas penggunaannya,  masker penutup hidung dan mulut ini meluas di kalangan masyarakat.

Awal mula kemunculan kasus positif pertama Covid-19 di Indonesia, masker menjadi produk langka dan mahal. Masker medis bahkan dihargai Rp 10 ribu per lembarnya. Padahal sebelumnya, dengan harga yang sama bisa mendapatkan 3-5 masker.

Naiknya harga masker pada saat itu terbilang wajar. Sebab, jika merujuk pada hukum ekonomi, semakin tinggi permintaan produk, sementara persediaan semakin menurun, maka harga produk akan mengalami kenaikan harga.

Permintaan masker kain yang masih tinggi ini menjadi peluang usaha yang bisa dicoba. Peluang bisnis masker kain bukan hanya untuk mereka yang memiliki modal besar atau yang memiliki keahlian menjahit, siapa saja bisa memulai bisnis masker kain ini. Caranya dengan menjadi supplier, pengecer ataupun dropshipper.

Kriteria Kain yang Cocok Dijadikan Masker

Jika Anda tertarik ingin memulai bisnis masker kain, kenali dulu bahan dasar membuat masker yang baik. Anda harus mengetahui syarat masker kain yang baik sehingga mudah memasarkan produk yang tepat untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

Kali ini Temandagang akan menyajikan syarat-syarat masker kain yang direkomendasikan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat:

  1. Menutup bagian tepi wajah dengan sempurna

Anda tentu melihat dan memperhatikan penggunaan masker dalam keseharian. Masker kain yang baik adalah masker yang mampu menutupi bagian pangkal hidung serta sebagian besar pipi.

Untuk modelnya, Anda bisa mencari referensi gambar di internet, baik menyerupai masker bedah sekali pakai atau bulat seperti masker N95.

  1. Menggunakan tali pengikat atau karet telinga

Tali ini berfungsi agar posisi masker tetap berada pada tempatnya saat pengguna melakukan aktivitas. Pastikan karet atau tali tersebut tidak terlalu longgar sehingga pengguna tidak perlu membenarkan posisi masker ketika digunakan.

  1. Masker kain jika dicuci tidak akan mengubah bentuknya

Masker kain identik dengan penggunaannya yang berulang alias bisa dicuci. Untuk itu Anda perlu menggunakan kain yang tidak mudah melar.

Gunakanlah kain berbahan kokoh, seperti kain Oxford atau katun minyak. Jenis kain ini jika dicuci tidak akan mengubah bentuknya, termasuk bila mencuci menggunakan mesin.

Johns Hopkins Medicine memberi saran untuk masker kain sebaiknya menggunakan katun 100 persen alian katun yang ditenun tanpa campuran benang lain dengan ciri tidak melar saat ditarik.

  1. Tidak menghalangi napas

Sebelum Anda menjual masker kepada konsumen, coba untuk menggunakannya sendiri. Pastikan masker kain tersebut tidak terlalu tebal karena dapat menghalangi nafas pengguna.

Sebuah masker kain yang baik akan tetap sempurna menutup bagian hidung dan mulut, serta tidak membuat penggunanya susah bernapas.

Itulah sekilas mengenai masker kain yang dapat Anda jadikan referensi. Bisnis masker kain saat ini masih memiliki peluang besar di pasar Indonesia. Selamat mencoba.

undefined

Teman Dagang

Berbagi cerita dan inspirasi seputar usaha