Promo Diskon dan Cara Sukses Mempertahankan Omset Penjualan di Era Digital

Cerita Terkini 4 Agt 2020, By Teman Dagang
Promo Diskon dan Cara Sukses Mempertahankan Omset Penjualan di Era Digital Promosi diskon dapat Anda gunakan untuk mempertahankan omsent di era digital (digitalentrepeneur.id)

Menjalankan usaha atau bisnis tidaklah semudah membalikan telapak tangan. Istilah itu mungkin banyak diamini para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dihadapkan dengan era digital, pelaku UMKM harus mengadopsi beberapa strategi berjualan baru. Strategi ini dibutuhkan agar produk usaha dapat diminati konsumen.

Strategi yang dianggap sukses adalah promosi. Strategi jenis ini banyak sekali modelnya, mulai dari potongan harga produk, bonus, hadiah, dan cicilan. Hanya saja, beberapa penjual kerap berlebihan dalam mempromosikan produknya. Lalu, seberapa sering seharusnya promosi dilakukan?

Usaha kecil ataupun besar butuh promosi. Bahkan konsumen pun pada umumnya mengaku senang dengan adanya promosi pada produk yang mereka minati. Tapi siapa yang bisa menakar seberapa banyak seharusnya promosi dilakukan? CO-Founder Bro.do, Putra Dwi Karunia menyebutkan idealnya promosi dilakukan bisa dilihat melalui insting. Masa promosi tidak dapat dipatok dengan waktu. Oleh karenanya, pelaku UMKM harus mampu melihat respon pasar, feedback dari konsumen, dan dapat melakukan riset sederhana untuk mengetahui daya beli masyarakat serta mencari tahu besarnya target pasar mereka.

Dari penjelasan tersebut, pelaku usaha dapat menyesuaikan promosi dengan kebutuhan bisnis yang dijalankan. Jika harus melakukan branding, cobalah terapkan pada usaha Anda. Awalnya mungkin akan terasa berat, tapi Anda harus tahu bahwa branding dapat memberikan dampak jangka panjang.

Selain itu, UMKM juga perlu meningkatkan promosinya secara digital demi bisa bersaing di pasar global. Apalagi UMKM di Indonesia memiliki potensi untuk menjadi produsen dan pemain pasar global, tidak hanya sekedar menjadi pasar konsumen.

Promosi sebagai Jurus Mempertahankan Omset Usaha

Setiap pelaku usaha pasti tidak menginginkan penurunan penjualan dan omzet. Apalagi jika penurunan terjadi lebih dari 50 persen. Tak dapat dimungkiri, kondisi ini akan membuat Anda menjadi loyo dan tidak memikirkan bagaimana cara mengembalikan kejayaan usaha.

Untuk meminimalisir penurunan omset, Anda perlu melakukan promosi. Dengan promosi, Anda dapat tetap mempertahankan omset agar tidak turun drastis. Berikut ini adalah cara mempertahankan omset dengan cara promosi yang bisa diterapkan pada usaha Anda:

  1. Diskon akan selalu menarik minat belanja konsumen

Di masa sulit seperti ini khususnya, di mana orang-orang mungkin akan membatasi pengeluaran mereka karena terdampak virus corona. Pemberian diskon pada produk usaha Anda akan membantu mereka mudah mendapatkan produk yang ditawarkan. Promosi model diskon ini disebut-sebut cukup efektif untuk mendorong konsumen membeli produk Anda. Biasanya, mereka akan kembali berbelanja ke toko Anda.

  1. Reward pelanggan setia

Tak hanya diskon, cobalah membuat promosi dengan memberikan reward kepada pelanggan setia Anda. Caranya, Anda bisa menghubungi mereka yang “terpilih”, bisa melalui pesan di Whatsapp, Facebook, email, atau di Instagram.

Reward ini bisa beragam bentuknya. Bisa berupa diskon atau voucher belanja di toko Anda. Reward yang Anda berikan ini akan selalu diingat oleh konsumen. Jadi, mulailah membuka database customer Anda sekarang, ya. Pilih konsumen yang beruntung. Dengan begitu mereka akan terus kembali berbelanja di toko Anda dan penurunan omzet tidak akan terjadi.

  1. Penawaran khusus di media sosial

Manfaatkanlah media sosial untuk berinteraksi langsung dengan konsumen Anda. Interaksi dapat membuat konsumen lebih mudah mengenal produk Anda. Hasilnya, mereka pasti akan membeli.

Apalagi jika Anda memberikan penawaran khusus di akun jualan Anda. Misal dengan mengunggah foto produk lengkap dengan keterangan yang menarik. Mereka pasti akan mampir.

  1. Buat paket produk

Menjual produk dengan sistem promosi ini juga tak kalah manjur untuk menggaet konsumen. Sebagian dari mereka membutuhkan satu produk yang cukup banyak dan bisa didapatkan dengan harga terjangkau.

Misalnya saja jika Anda seorang penjual sembako. Berikanlah penawaran dengan harga terjangkau untuk pembelian beras, mie instan, telur dan minyak dalam satu paket. Cara ini akan menarik minat beli pelanggan Anda.

Cara lain adalah dengan paket buy 1 get 1 free. Setiap orang suka istilah “gratis”, bukan?

  1. Tawarkan layanan pendukung

Semenjak pandemi corona melanda Indonesia, orang-orang membatasi diri beraktivitas di luar rumah. Anda bisa menawarkan layanan baru untuk pelanggan Anda. Contohnya gratis pengantaran pesanan alias free delivery. Layanan ini bisa Anda gunakan untuk pelanggan yang masih dalam satu kota.

Bagaimana? Sudah semangat berjualan lagi?

undefined

Teman Dagang

Berbagi cerita dan inspirasi seputar usaha