PSBB Berakhir? Jangan Putus Bisnis Online Anda

Cerita Peluang Usaha 5 Agt 2020, By Elna Ayu Pinaringtyas
PSBB Berakhir? Jangan Putus Bisnis Online Anda Meskipun PSBB akan segera berakhir, jangan putus bisnis online Anda (Farmasetika)

Bisnis online masuk dalam kategori usaha yang mengalami peningkatan pesat selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) kemarin. Perubahan pola belanja masyarakat Indonesia menjadi salah satu faktor yang mempengaruhinya.

Hal tersebut dapat dibuktikan dengan hasil laporan Analytic Data Advertising (ADA), sebuah perusahaan kecerdasan buatan, yang menyebutkan adanya kenaikan drastis pada aktivitas belanja online pada Maret 2020, sebagaimana dilansir dari laman Alinea.id (24/7).

Pandemi virus corona sepertinya menjadi pemicu kenaikan penggunaan aplikasi belanja online untuk jual-beli kebutuhan sehari-hari hingga barang bekas, yaitu sebanyak 300 persen. Puncaknya terjadi pada 21-22 Maret 2020, yang mana transaksi online pada aplikasi melonjak lebih dari 400 persen.

Data tersebut berbanding lurus dengan hasil survei YoGov dalam Covid-19 Impact on Indonesian Consumer Behavior. Survei itu menyebutkan adanya peningkatan belanja online sebesar 20 persen dan pemesanan makanan melalui delivery service sebanyak 14 persen.

Perubahan gaya hidup dan tren kenaikan transaksi belanja online  ini juga dibenarkan oleh salah satu perusahaan teknologi Indonesia dengan marketplace terbesar: PT Tokopedia (Tokopedia). Menurut mereka, faktor utama penyumbang peningkatan penjualan produk-produk adalah strategi perusahaan yang membebaskan biaya layanan 100 persen untuk penjual produk kesehatan dan kebutuhan pokok selama pandemi. Tentu saja, cara ini guna mendorong para penjual agar selalu menjaga ketersediaan produk dan kestabilan harga.

External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya menyebutkan pihaknya menyadari penjualan online dapat menjadi alternatif bagi pelaku UMKM untuk terus menjalankan usahanya. Tak hanya itu, Tokopedia juga menjamin kebersihan setiap produk yang dikirim oleh mitra logistiknya.

Hal senada juga disampaikan Staf Ahli Bidang Transformasi Digital, Kreativitas, dan SDM Menko Perekonomian Mira Tayyiba. Ia menyebutkan e-commerce menjadi solusi bagi masyarakat, baik yang berperan sebagai konsumen, maupun distributor dan produsen. Konsumen yang membatasi aktivitas luar ruangan memenuhi kebutuhan melalui pasar digital, sedangkan para distributor dan produsen mendapatkan peluang untuk memperluas pasar.

Bisnis Online Harus Tetap Berjalan

Bisnis online yang telah Anda mulai akan sangat disayangkan jika terhenti hanya karena pemerintah memberlakukan era new normal, yang mana di era ini Anda sudah dapat kembali berjualan dengan membuka toko fisik.

Padahal, bisnis online tidak akan mengganggu atau merepotkan Anda. Bisnis ini justru memberikan keuntungan dan membantu mendorong tumbuh kembang usaha Anda. Manfaat lain dari bisnis online adalah dapat menambah pendapatan dari toko fisik Anda. Berikut ini manfaat lain bisnis online yang harus Anda ketahui:

  1. Tidak ada batasan akses dan lokasi

Jaringan internet dapat menjangkau ke seluruh pelosok negeri dan zona waktu. Artinya, dengan tetap membuka toko online, akan terbentuklah kapabilitas yang sama. Pelanggan yang datang ke toko fisik Anda tentu akan dibatasi jam operasional, bukan? Tapi, bisnis online Anda bisa diakses internet dari lokasi mana saja dan bisa diakses 24 jam setiap hari.

Menariknya, dengan peningkatan mobile marketing, bisnis online Anda juga akan mendapatkan keuntungan lain, seperti bisa diakses oleh siapa saja yang memiliki smartphone.

  1. Informasi lebih mudah sampai ke pelanggan

Tetap membuka toko online berarti Anda telah mempermudah promosi usaha. Anda bisa membuat konten terkait promosi toko dan produk dalam hitungan jam. Anda bisa langsung mengunggahnya di akun media sosial. Informasi tersebut akan secara otomatis menyebar.

  1. Biaya operasional dan pemeliharaan yang rendah

Mengoperasikan bisnis online tidaklah sama dengan toko fisik. Bisnis online jauh lebih efektif, Anda dapat memotong biaya secara signifikan hampir di setiap area bisnis. Misalnya saja Anda tak harus menambah uang sewa karena beroperasi di luar jadwal. Anda juga tak perlu mempekerjakan kasir karena kereta belanja membuat pelanggan bisa melakukan check out pesanannya sendiri.

  1. Bisnis tetap relevan

Setiap orang saat ini sudah beralih berbelanja online. Suka atau tidak, mereka akan selalu memilih belanja online daripada keluar dan mengunjungi toko. Jadi kenapa tidak melanjutkan bisnis online yang telah Anda mulai?

Anda bisa mengkolaborasi toko fisik dengan tetap menjajakan produk secara online. Untuk diketahui, dari sekitar 4 miliar pengguna internet tersebut, sekitar 3 miliar di antaranya merupakan pengguna aktif media sosial. Selain itu, Asia merupakan wilayah yang tercatat memiliki jumlah pengguna internet terbesar yakni mencapai 49,6%. Ini adalah pasar bagus untuk mengembangkan bisnis Anda.

Usaha Online yang Menjanjikan

Mungkin Anda penasaran, apakah usaha Anda cocok untuk dijual secara online. Padahal, setiap usaha bisa dijual online.

Berikut ini beberapa tren usaha online yang cukup menjanjikan.

  1. Reseller buah dan sayur

Di masa pandemi virus corona ini, berbelanja ke supermarket tentu menjadi lebih ribet, karena harus menerapkan protokol kesehatan. Anda bisa memanfaatkan ini untuk melayani konsumen dengan tetap membuka toko online. Sehingga konsumen tak lagi harus repot-repot keluar untuk berbelanja.

  1. Jualan Makanan Siap Saji

Meski PSBB telah berakhir dan orang-orang sudah dapat bepergian ke luar rumah, tapi mereka tentu masih khawatir jika harus makan di tempat. Oleh karenanya, bisnis online makanan siap saji masih menjadi pasar yang cukup menjanjikan. Sayang sekali jika harus dihentikan.

  1. Ramuan Herbal Potensial

Selama virus corona masih ada, setiap orang masih akan mengkonsumsi ramuan herbal sebagai usaha meningkatkan daya tahan tubuh. Membukanya di toko fisik saja tidak akan membuat penjualan Anda meningkat. Orang-orang masih terbiasa berbelanja online setelah berbulan--bulan lamanya berada di rumah dan melakukan aktivitas belanja secara online. Jadi, jangan tutup toko online Anda, ya.

  1. Jualan Frozen Food

Kebiasaan-kebiasaan selama PSBB pasti akan mempengaruhi pola konsumsi masyarakat Indonesia. Jenis makanan beku atau frozen food menjadi salah satu yang paling dicari saat PSBB Jika tak mau kehilangan pelanggan, jangan coba-coba menutup toko online Anda. Pelanggan Anda selama ini bisa saja kehilangan Anda dan kemudian mencari toko online lain yang menjual produk yang sama.

Masih mau menutup toko online?

undefined

Teman Dagang

Berbagi cerita dan inspirasi seputar usaha