Ternyata Cuma Modal Rp. 0 Bisa Tingkatkan Penjualan Online Kamu, Lho!

Cerita Teknologi 6 Jul 2020, By Elna Ayu Pinaringtyas
Ternyata Cuma Modal Rp. 0 Bisa Tingkatkan Penjualan Online Kamu, Lho! Tanpa mengeluarkan uang sepeserpun, Anda masih dapat meningkatkan penjualan online Anda (koentjoro96/wordpress)

Ada banyak sekali jenis, bentuk, dan ragam bisnis online shop tanpa modal yang bisa dilakukan. Teknologi internet telah mendongkrak bisnis online menjadi sumber penghasilan yang sangat menjanjikan. 

Hanya saja, memulai bisnis online bukan hanya membahas tentang kemudahan dan penghasilan yang menjanjikan aja. Tapi juga masalah dan kendala yang dihadapi. Setiap pebisnis, baik online maupun offline memiliki kesulitan sendiri dalam meningkatkan penjualannya.

Memulai bisnis online sejatinya tak jauh berbeda dengan membangun bisnis offline atau konvensional. Hal yang membedakan hanya cara memasarkan produk dan jangkauan konsumennya. Dalam hal ini, pebisnis online memiliki kelebihan sendiri karena memungkinkan menjangkau pasar lebih luas dan memiliki peluang bisnis lebih menggiurkan.

Membicarakan tentang peluang bisnis online seakan tak akan ada habisnya. Ada banyak sekali peluang yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan penjulana. Misalnya, kita bisa memaksimalkan penggunaan media sosial untuk bantu penjualan bahkan hanya dengan modal Rp 0. Salah satu contoh sosial media yang perlu diperhitungkan adalah Instagram.

Kenapa mengelola akun bisnis di Instagram itu penting?

Jika kita merujuk dari hasil laporan Dana Rebecca Designs yang dikutip dari laman mix.co.id (5/7), plaform Instagram memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen untuk produk fashion atau kecantikan. Laporan yang men-survey 2.000 orang pengguna instagram tersebut mengungkapkan bahwa 72% responden mengaku melakukan keputusan pembelian setelah mereka melihat produk di jejaring sosial Instagram.

Dalam data tersebut juga ditemukan fakta menarik, yaitu satu dari tiga responden mengaku menggunakan Instagram untuk membantu mereka saat berada di toko. Sedikitnya ada 33 persen milenial yang melakukan hal tersebut.

Adapun jenis konten yang paling mempengaruhi pengguna Instagram adalah fitur slide show atau foto berslide dalam jumlah 1-10, biasa disebut carousel post. Hal tersebut dibuktikan pula dalam hasil penelitian Dana Rebecca Designs dengan mengantongi data sebanyak 39 persen. Disusul fitur video (28 persen), iklan (18 persen), dan private message (15 persen).

Dari data tersebut, juga ditemukan fakta penting bagi pelaku usaha yang memanfaatkan Instagram sebagai strategi penjualan. Sebanyak 50 persen responden yang diteliti Dana Rebecca Designs mengaku bahwa Instagram merupakan platform sosial media yang paling mempengaruhi shopping habit. Selanjutnya diikuti Facebook 23 persen, Pinterest 22 persen , Twitter 3 persen, dan Snapchat 1 persen.

Lalu, bagaimana cara meningkatkan penjualan di Instagram?

Beberapa cara efektif berikut bisa kamu terapkan untuk menunjang proses promosi dan meingkatkan penjualan Anda.

Memanfaatkan Fitur Instagram Bisnis.

Sebenarnya Banyak fitur yang bisa dimanfaatkan pada IG untuk mempromosikan bisnis/usaha yang kita miliki secara digital, salah satunya adalah dengan beralih ke akun Instagram bisnis. Ada banyak benefit yang kita dapatkan ketika beralih ke akun bisnis.

Pertama, kita dapat melihat jumlah pertumbuhan followers kita per hari dalam 1 minggu terakhir. Tidak hanya itu, kita pun bisa mendapatkan informasi seputar demografi follower kita. Informasi ini penting bagi pemilik bisnis/usaha untuk memastikan audience Anda tertarget dengan benar mengingat audience di Instagram cukup luas.

Kedua, Instagram bisnis menyediakan informasi/insight dari setiap postingan di Instagram. Informasinya berupa jumlah user yang dijangkau dari setiap post yang kita publikasikan, total interaksi seperti likes, komentar, dan share, serta berapa user yang berkunjung ke profile Instagram kita.

Ketiga, dengan beralih ke akun bisnis kita sebagai pemilik bisnis/usaha bisa menggunakan tombol kontak berupa email dan nomor telepon di profile. Sehingga memudahkan user untuk berinteraksi langsung dengan kita.

Jadi, jika ingin hasil yang maksimal ada baiknya kita memanfaatkan fitur-fitur yang disediakan gratis oleh Instagram. Apakah akun profile Instagram Anda sudah beralih ke akun bisnis? Jika belum, sebaiknya Anda lakukan hal itu pertama terlebih dulu.

Perkuat Konten

Konten adalah raja. Ketika Anda bermain di ranah digital, ungkapan tersebut ada benarnya untuk diperhatikan. Instagram mengutamakan sentuhan visual bagi audiencenya, sehingga Anda harus dengan serius menyiapkan konten Anda agar menarik untuk dilihat secara visual dan dinikmati oleh penduduk Instagram.

Pilihlah tema konten yang sesuai dengan jualan Anda atau bisnis Anda. Jika Anda bergerak dibidang kesehatan dan menjual produk-produk kesehatan, ada baiknya konten yang Anda angkat di media sosial berkaitan dengan informasi/edukasi kesehatan. Hal tersebut akan lebih menarik dan sejalan dengan bisnis Anda.

Selanjutnya sesuaikan format post dengan konten yang Anda angkat. Jika Anda ingin mengangkat konten tentang makanan, format post yang lebih cocok bisa ditampilkan dalam bentuk video pendek. Contoh lainnya jika Anda ingin menampilkan informasi seputar kesehatan, akan lebih menarik jika ditampilkan dalam bentuk carousel.

Instagram memiliki 3 format post yang pada dasarnya harus Anda ikuti. Pertama berupa image (single post), kedua dengan format carousel (1-10 slide image), dan video dengan durasi 1 menit. Untuk video dengan durasi lebih dari 1 menit Anda bisa tampilkan di fitur IG TV.

Maksimalkan Penggunaan Hashtag

Hashtag sudah menjadi identitas penting ketika orang mencari informasi di Instagram. Post dengan 1 instagram hashtag dapat mendatangkan interaksi 12% lebih banyak dari pada post tanpa hashtag. AgoraPulse dalam risetnya juga menyatakan bahwa konten dengan hashtag memiliki jumlah likes 70% lebih tinggi. Di sini jelas kenapa penting untuk kita menggunakan hashtag di setiap konten Instagram.

Lalu, berapa hashtag sebaiknya kita gunakan? Tidak ada kepastian berapa jumlah hashtag yang sebaiknya digunakan. Data dari SocialFresh tahun 2014 mengatakan bahwa konten dengan 7 hashtag memiliki interaksi paling tinggi. TrackMaven - 2016 mengatakan bahwa konten dengan 9 hashtag memiliki interaksi paling tinggi. Sementara Klear - 2017 menyatakan konten dengan 2 hashtag memiliki interaksi paling tinggi. Terakhir di tahun 2018 SimplyMeasure menampilkan sejumlah data percobaan seperti berikut dimana konten dengan hashtag lebih dari 11 memiliki interaksi paling tinggi.

 

Membuat Caption yang Berbeda dan Informatif.

Dalam membuat caption di Instagram kita harus menuliskannya dengan jelas dan tatanan bahasa yang mudah dimengerti. Setidaknya sesuai dengan konten yang kita post, baik formatnya image, carousel atau video.

Poin penting dari caption adalah membuat orang penasaran dan tertarik untuk berkomentar atau berinteraksi berupa memberikan komentar dan mengunjungi profile instagram kita. Penyampaikan informasi konten secara persuasif sangat berperan sekali untuk menarik minat user berinteraksi. Biasanya berangkat dari pertanyaan-pertanyaan yang menjadi problem bagi audience Anda. Berikut anda tuliskan juga rangkuman besar dari jawaban masalah tersebut. Jadi audience Anda bisa menilai bahwa dari caption tersebut mereka dapat solusi dan informasi yang bermanfaat.

Anda bisa membuat caption yang sedikit berbeda dari akun penjual lainnya jika dirasa konten yang dipublish terkesan sama atau sejenis. Jangan lupa untuk menambahkan kata ajakan untuk follow dan berkomentar di setiap konten yang diupload.

Promosikan Secara Kreatif pada Akun Lainnya Secara Berkala (Tapi, Tidak Spamming)

Cara mempromosikan secara kreatif seperti ini pun bisa dilakukan secara konsisten dan berlanjut, bukan hanya pada akun follower kita, tapi bisa juga mengulang promosi usaha online pada instagram story dengan menandai beberapa follower sesama akun jualan online.

Dengan beberapa tahapan di atas Anda bisa meningkatkan bisnis/usaha Anda secara digital tanpa modal namun mampu memberikan hasil yang maksimal.

So tunggu apa lagi, mulailah tingkatkan bisnis anda secara digital dengan mengikuti langkah sederhana bahkan tanpa modal. Kesempatan dan ide kreatif itu tidak datang dengan sendirinya melainkan Anda mencari dan membuatnya.

undefined

Teman Dagang

Berbagi cerita dan inspirasi seputar usaha